Foto: @woro_moglie

Gunung Lawu

Diposting pada

Berwisata ke gunung merupakan pilihan bagi beberapa orang khususnya yang telah lama tinggal di perkotaan untuk melepas penat dan mendapatkan udara segar.

Baca Juga: Tirto Gumarang, Destinasi Baru di Magetan Yang Wajib Kamu Kunjungi

Gunung Lawu

Gunung Lawu merupakan salah satu gunung yang menarik untuk dikunjungi, berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini cocok untuk anda yang tinggal di daerah sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu merupakan salah satu gunung yang termasuk dalam jajaran Gunung tertinggi yang berlokasi di Pulau Jawa. Gunung ini memiliki ketinggian 3.265 Mdpl dan menjadi favorit banyak pendaki yang rindu melihat dunia dari puncak gunung.

Banyak yang belum tahu dan mengira bahwa gunung lawu merupakan gunung yang tidak aktif padahal gunung ini termasuk gunung berapi namun sedang dalam kondisi istirahat dan  dapat meletus sewaktu – waktu. Banyak orang jawa pada khususnya bepergian ke Gunung Lawu untuk melakukan ritual bersemedi serta membasuh keris. Biasanya pada bulan Suro ritual ini cukup banyak untuk dilakukan. Namun, jika anda ingin mendaki Gunung Lawu ada baiknya anda menghindari waktu malam satu suro.

Rute Pendakian Gunung Lawu

  • Cemoro Kandang

Gunung Lawu memiliki beberapa jalur pendakian resmi apabila anda masih pemula, lebih disarankan untuk melalui rute Cemoro Kandang. Meskipun jalur ini lebih panjang dan lebih jauh dibandingkan rute Cemoro Sewu namun untuk tingkat kemiringannya masih sangat aman bagi para pemula yang ingin mencoba untuk naik gunung lawu. Hal yang menarik yang akan anda dapatkan jika mendaki melalui jalur Cermoro Kandang yakni akan mendapatkan pemandangan terbuka yang sangat menarik ke arah barat hingga nantinya sampai di Pos Bayangan yang terletak antara pos II hingga ke Pos III. Jika anda beruntung anda bahkan bisa melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dengan jelas.

Jika melalui rute Cemoro Kandang anda akan melalui beberapa pos, pos pertama yakni kurang lebih memiliki jarak 2 – 3 km untuk waktu tempuhnya kurang lebih 1 hingga 2 jam namun tentu saja hal ini tergantung pada kecepatan setiap orang. Pos Pertama sudah terdiri atas bangunan yang bersifat semi permanen dan sering digunakan untuk berteduh oleh para pendaki.

Setelah anda melewati Pos I, anda bisa meneruskan perjalanan ke pos 2, jarak yang anda butuhkan dari Pos 1 ke Pos 2 cukup panjang mungkin anda membutuhkan jarak 3 hingga 5 km kurang lebih selama dua hingga empart jam. Pos II berbentuk bangunan yang sudah cukup tua namun masih bisa digunakan untuk berteduh. Selanjutnya anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pos 3 Cemoro Kandang. Pos 3 cemoro kandang bentuk jalannya masih berupa bukit yang landai namun di sisi kirinya terdapat jurang untuk itu anda harus berhati – hati dan lebih disarankan untuk melakukan pendakian dengan orang yang sudah pernah mendaki Gunung Lawu sebelumnya.

Selanjutnya anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pos 4 dan di dekat pos tersebut anda bisa menemukan sumber air yang dapat anda gunakan untuk tambahan bekal. Pos terakhir yakni pos Hargodumilah, perjalanan menuju pos ini terbilang mudah karena jalanannya menurun dan memiliki kemiringan kurang lebih 45 derajat untuk mencapainya pun anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30  menit hingga 1 jam saja.

  • Jalur Candi Cetho

Jalur lain yang dapat anda gunakan untuk mendaki gunung lawu dari arah Jawa Tengah yakni rute Candi Cetho. Candi Cetho terletak di bagian barat Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Anda bisa melalui pos 1 yang disebut juga dengan pos  Mbah Branti dan nantinya anda akan menemukan Candi Kethek. Selanjutnya anda bisa menuju ke Pos II yakni pos Brak Seng, ini sudah termasuk area hutan dan didominasi pohon seperti pohon puspa dan pohon damar. Jalur pendakian untuk pos 2 ini sudah lumayan menanjak. Selanjutnya anda akan masuk ke Pos III yakni Pos Cemoro lalu anda bisa melanjutkan ke Pos IV (Penggik), Pos Bulak Peperangan hingga mencapai Hargodumilah.

  • Cemoro Sewu

Untuk jalur pendakian cemoro sewu memang paling banyak di pilih oleh para pendaki selain jalur tercepat memang akses mudah dekat banget sama jalan raya antar provinsi seperti cemoro kandang.

  • Singolangu

Jalur pendakian singolangu dulu pernah ada dan dibuka kembali di akhir tahun 2018 dan sekarang juga bisa menjadi pilihan para pendaki untuk menyusuri sisi timur dari gunung lawu. Singolangu merupakan dusun yang masuk dalam kec.Plaosan Kab. Magetan.

Untuk saat ini ada 4 jalur pendakian gunung lawu yang bisa kamu pilih mau lewat timur atau barat sesuaikan dengan hati nurani kamu ia beb. Naik gunung selain bikin kita sehat juga belajar bagaimana kita bekerja sama dan bisa tahu bahwa jika kita berkelompok nanti ada hal-hal yang baik dan hal yang tidak baik muncul dari diri kita. Selamat mendaki gunung lawu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *